|
|
|
Sadar atau tidak, ban adalah satu-satunya komponen kendaraan yang langsung bersentuhan dengan aspal, dan area yang bersentuhan tersebut lebarnya kira-kira hanya sebesar telapak tangan orang dewasa. Tidak hanya itu, kerusakan pada ban masih menjadi penyumbang terbesar kecelakaan di jalan raya, terutama di jalan tol.
Pilihlah ban sesusai spek mobil atau kebutuhan Anda Saat memilih, perhatikan jenis thread (telapak ban). Hal ini mempengaruhi kebisingan dan daya cengkram (grip). Perhatikan juga konstruksi dinding ban (side wall) yang berpengaruh pada stabilitas mobil. Jangan ragu untuk minta penjelasan penjual tentang spek ban.
Pastikan ukuran ban serasi dengan velg Selain tidak sedap dipandang, ketidakserasian, seperti under size (telapak velg lebih lebar dari telapak ban) atau over size (telapak roda lebih lebar dari telapak velg) akan menurunkan nilai keamanan.
Periksa dan isilah tekanan ban sebelum mobil dijalankan (kondisi dingin) Lakukan pada saat kondisi ban dingin (posisi diam selama lebih dari 2 jam atau pada saat ban berjalan tapi belum mencapai jarak 1,5– 2 km). Kondisi ini menunjukan tekanan normal dari ban, karena setelah ban berjalan lebih dari 1,5 - 2 km tekanan akan naik 4-5 p.s.i.
Sesuaikan tekan angin dengan load index Anda bisa lihat pada tabel di pillar pintu mobil. Tekanan angin disesuaikan besarnya beban (banyak-sedikitnya penumpang atau barang). Angka load index masing-masing ban berbeda sesuai utilitasnya.
Lakukan rotasi ban minimal dua kali dalam setahun Cara ini untuk mencapai tingkat maksimum dalam penggunaan ban. Lakukan rotasi ban sesuai dengan tingkat keausan tapak ban.
Balance dan spooring Balance roda adalah menimbang kembali distribusi berat pada seluruh bagian roda untuk mengantisipasi gaya tarik sentrifugal (centrifugal force). Gaya hukum alam ini akan timbul saat mobil menikung, dan terjadi distribusi berat ban tidak seimbang. Ban yang telah di balance, akan diberi potongan timah agar distribusi berat merata, sehingga saat ban berputar di kecepatan tinggi tidak menimbulkan getar pada setir.
Adapun spooring (wheel alignment), adalah penyetelan keselarasan dan kelurusan roda. Ingat, setiap titik sambungan pada suspensi dan kaki-kaki mobil menggunakan mur dan baut. Karena pemakaian dan usia, keduanya dapat merenggang dan otomatis merubah kelurusan roda. Bayu Arya
|