Tips Ringan Menyempurnakan Vios-Yaris
Posting date 14-12-2009

Kehadiran Toyota Vios pada tahun 2003 yang disusul Toyota Yaris tiga tahun kemudian, membuat pasar mobil Indonesia kian variatif. Apalagi, kedua mobil yang saling berbagi platform ini termasuk sukses merebut hati konsumen. Nama besar Toyota dan nilai kepraktisan yang cukup baik, menjadi kunci sukes bagi duet mobil ini.

Dan seperti halnya produk yang dilahirkan secara massal, tentunya kedua memiliki kekurangan yang kerap dikeluhkan para penggunanya. Dari apa yang kami temukan, hal tersebut antara lain adalah soal performa mesin di putaran tinggi dan yang lainnya adalah perihal kinerja suspensi. Namun, tidak ada permasalahan yang tak terpecahkan.

Mesin
Berbeda dengan kebanyakan mesin sedan Toyota lainya, secara konstruksi, jantung pacu Yaris dan Vios terbilang kuat. Hal ini tak lepas dari penggunaan timing belt model rantai (timing chain). “Dengan model rantai seperti ini, gejala timing belt slip dan atau bahkan putus dapat dihindari,” ujar Karsan, dari bengkel Kar' Speed di Jakarta Selatan.

Meski begitu, karakter mesin berkode 1-NZ ini kurang responsif di putaran tinggi, meski di putaran rendah letupannya sangat bertenaga. Di putaran tinggi (di kisaran 5.000 rpm), tenaga depot daya mulai terasa melemah. Padahal, mesin 1-NZ mencapai tenaga puncak 109 hp pada 6.000 rpm (putaran yang relatif tinggi). “Untuk mengatasi lemahnya putaran atas, bisa diakali dengan mengatur ulang ECU. Selain itu, periksa kondisi saringan bensin, bisa jadi kotor, sehingga suplai bensin terhambat. Oh iya, filter bensin ini terkadang luput dari perhatian karena terletak di dalam tangki bensin, jadi satu rangkaian dengan pompa dan fuel regulator,” tambahnya.

Pebengkel yang berdomisili di Pos Pengumben, Kebayoran Lama, ini juga tidak menyarankan untuk mengoptimalkan mesin dengan cara memodifikasi kepala silinder atau mengatur ulang dudukan katup. “Karena cara ini justru akan mengganggu fitur VVT-i miliknya. Suara mesin akan menjadi kasar, terutama saat mesin stasioner,” imbuhnya.

Cara lain dalam mengoptimalkan kinerja mesin Yaris-Vios yaitu dengan mengubah rangkaian knalpot. “Bagian yang diganti yaitu resonator dan saringan tengah. Adapun header (pangkal knalpot) dan mufler (ujung knalpot) tak usah diganti,” tutur Mulyono, kepala mekanik Indo Jaya, bengkel spesialis knalpot di bilangan Jl. Panjang, Jakarta Barat. “Dengan perubahan ini, “napas”  mesin menjadi lebih panjang di putaran atas. Hasil dynotest menunjukkan tenaga dan torsi naik sekitar 5-10%,” imbuh Mulyono.

Meski begitu, ubahan ini mengandung konsekuensi harus dilepasnya catalytic converter dari rangkaian. “Dalam beberapa kasus, tumpukan kotoran di dalam tabung catalytic converter malah menyumbat aliran gas buang. Ujung-ujungnya tenaga mesin di putaran atas malah berkurang,” tambahnya.

Suspensi
Baik Yaris maupun Vios tidak hanya bermesin sama, tetapi juga menganut struktur suspensi yang serupa. Di bagian depan terangkai MacPherson strut dengan pegas spiral dan stabilizer. Sedangkan bagian belakangnya, tersusun torsion beam dengan per spiral. “Susunan kaki-kaki seperti ini sebenarnya cukup baik untuk Yaris dan Vios,” jelas Joko, mekanik dari bengkel Lili, spesialis suspensi di bilangan Jl. Haji Nawi, Jakarta Selatan. “Namun, beberapa pemilik mobil mengeluhkan adanya gejala limbung saat mobil menikung di kecepatan tinggi.”

“Untuk mengatasi hal ini, bagian suspensi perlu sedikit dimodifikasi. Biasanya problem mobil limbung terjadi karena suspensi yang tidak “mengigit” ke aspal. Mengakalinya, bisa dengan mengganti shock absorber tipe sport yang memberi peredaman lebih keras lansiran produk aftermarket atau shock absorber milik mobil sedan besar. Tetapi, cara ini sebaiknya juga diikuti pergantian per, agar bantingannya menjadi tidak terlalu keras. “Nah, urusan per spriralnya sendiri bisa diambil dari milik Honda Accord atau Honda Cielo,” tambah Joko.
Bayu Arya
Foto-foto: Azhar Zaki

| More
Name
Email
Comment
 
Validation
 
COMMENTS
rere
Posting date 2011-09-06 13:38:49
vios dan yaris gampang disempurnain
soiv vios
Posting date 2011-08-14 14:22:53
Vios owner, join ke milis Toyota Vios Club Indonesia (TVCI) yuk --> www.groups.yahoo.com/tvc_indonesia, www.facebook.com/viosindonesia, follow @viosindonesia
madisonpakpahan
Posting date 2011-03-21 22:42:05
horas lae,coba lae baca dan lihat artikel ini,mgkn bisa jadi bahan utk membuat mbl lae stabil..GBU
wiliam
Posting date 2010-08-19 15:26:58
vios,menurut saya menang di irit dan bandelnya..tenaga di putaran bawah emang lumayan,tapi kalau udah sampe rpm tinggi agak lemah,tapi yg heran biar dibejek2 sekalipun konsumsi bbm tidak pernah dibawah 1:10
Kevin Puguh
Posting date 2010-07-21 11:51:15
Saya pemilik Yaris.Memang benar yang dikatakan tadi,putaran pada gigi atas lemah dan ada limbung.
 
THIS MONTH EDITION
ON THE COVER

ROAD TEST
Mazda CX - 5 Touring
Sarat dengan teknologi dan harganya kompetitif.
Porsche Boxster S
Entry level Porsche berbenah. Dan Sepertinya berha
Hyundai Santa Fe CRDi
Rasa global dengan mesin yang hebat.
Nissan Juke. Crossover yang dirilis di awal Juni 2
Everest VS Pajero
teaser
Perhatikan Kondisi Rel P
teaser
Memasuki penghujung tahun, ikl
teaser
Kehadiran duet Ford Everest da
teaser
Kehadiran Toyota Vios pada tah
JAKARTA - Pada Selasa (11/6), PT Sm...
JAKARTA - Wollsdorf Leather hadir ke Ind...
Tissot Racing Touch tak hanya hadir seba...
Jam Tangan IWC
p { margin-bottom: 0.08in; } Produsen j...
 
About Us | Contact Us | Subscribe | Advertise | Recommended Links | Terms & Conditions

MRA MEDIA GROUP - AUTOCAR INDONESIA
Copyright © 2009