Mengoptimalkan Suzuki Swift dan SX4
Posting date 07-08-2009

Dengan platform Suzuki Global, kedua mobil itu berbagi mesin dan transmisi. Perbedaan antara keduanya berada di seputaran bodi, chassis, suspensi, dan segi handling yang dipengaruhi oleh bobot mobil. Tips kali ini akan mengulas hal-hal yang dapat membuat kemampuan kedua mobil tersebut kian maksimal.

Upgrade & Performa
Baik Swift maupun SX-4 memiliki aura yang menggoda untuk dimodifikasi, karena keduanya memiliki DNA sporty yang kental. Namun, bukan berarti prosesnya mudah. Ambil contoh untuk Swift dan SX4 bertransmisi otomatis. Jika pemilik hendak menaikkan tenaga mesin dengan mengubah saluran buang, maka sensor yang terletak pada header dan terhubung dengan transmisi harus diperhatikan.

“Kalau sensornya dilepas atau header didesain baru, tarikan mobil justru tak responsif lagi,” urai Ben Yamin Irianto, Asisten Direktur Standar Adi Knalpot, di bilangan Senen, Jakarta Pusat. “Jadi, perubahan yang bisa dilakukan hanya sebatas mengganti tabung tengah sampai ke mufler. Uniknya, kasus ini hanya berlaku untuk varian Swift dan SX-4 bertransmisi otomatis. Sedangkan untuk versi manualnya tidak ada masalah jika header hendak diganti.”

Sebagian pemilik Swift dan SX-4 mengeluhkan performa mobil ini. Setelah ditelaah, salah satu penyebabnya adalah kurang terhubungnya kabel massa (kutub negatif) dari sistem kelistrikan. Walhasil, kinerja rangkaian elektornik yang berhubungan dengan pengapian dan pengisian accu kurang maksimal. “Problem ini bisa diselesaikan dengan memasang komponen aftermarket yang berfungsi sebagai penstabil tegangan, serta penambahan kabel ground, “ ujar Carmen, dari Autotech Performa Tuning di bilangan Sunter, Jakarta Utara. “Sebaiknya, pilihlah produk aftermarket yang berkualitas. Ciri khasnya, biasanya setelah dipasang penstabil tegangan ini, putaran mesin jadi lebih stabil saat stasioner, menyalakan mesin lebih mudah, suara klakson lebih nyaring, dan sistem audio lebih baik suaranya.”

Suspensi dan Kaki-kaki
Sebagai mobil perkotaan yang bertubuh mungil, dengan sumbu roda pendek dan jarak pijak yang tidak terlalu lebar, Suzuki SX-4 dan Swift memiliki keterbatasan luas “kolong” mobil. Hal inilah yang berimbas pada struktur kaki-kaki, yang oleh sebagian orang, dinilai bantingan suspensinya terasa cukup keras. “Untuk melembutkan bantingan suspensi, bisa dipilih per dengan ulir yang lebih banyak. Komponen ini bisa dipilih dari produk aftermarket atau dari mobil Suzuki lawas,” jelas Herbert T. Simanjuntak, mekanik ahli dari GE Racing, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Interior
Salah satu kekurangan Suzuki Swift adalah kursi belakangnya yang terasa kurang mengakomodir kenyamanan. Posisi sandaran hampir tegak, busanya tipis, dan terdapat bunyi pada doortrim adalah keluhan yang dilontarkan sebagian pengguna Swift. “Untuk menyiasati kenyamanan kabin, khususnya jok belakang Swift, bisa dilakukan penambahan busa jok. Daerah yang ditambah yaitu pada bantalan dan sandaran punggung,” jelas Ninda dari gerai interior MR Seat di bilangan Antasari, Jakarta Selatan.

Sedangkan pada SX-4, persoalan datang dari list karet pintu bagasi belakangnya. Pada titik sambungan, karet penyekat bagasi tidak menyatu dengan baik. Selain mereduksi kesenyapan kabin, area ini juga berpotensi menjadi celah udara dan menimbulkan efek bunyi layaknya peluit. Namun, mengatasinya cukup mudah, yaitu menutup celah tersebut dengan lem sealant (lem karet) atau dengan lakban.
Bayu Arya
Foto-foto: Azhar Zaki

| More
Name
Email
Comment
 
Validation
 
COMMENTS
Cung-Cung
Posting date 2011-06-03 19:49:23
Swift
uli
Posting date 2011-03-19 07:52:13
saya uli ce nih, mau beli SX4 2011 mohon saran donk>>
fadielboys
Posting date 2011-01-19 20:45:14
Bro, saya mau tanya ni soal per yg cocok dan nyaman utk suzuki swift pakai per mobil apa y kira2 dan harga yg sesuai dgn kantong? Soalnya per asli kurang nyaman keras bgt bantingannya. Mohon penjelasannya.
raditia
Posting date 2010-01-12 14:44:21
saya mau menanggapi bagian aftermarket,untuk penambahan itu ada pengaruhnya sama bensin ga dan apakah aman penambahan itu? Selanjutnya, kalau di bandung pemasangan itu bisa dimana? thanks
Bayu Arya
Posting date 2010-01-08 15:37:10
@ Achmad Shobirien: Untuk mereduksi suara ban, Anda bisa memilih ban dengan rolling resistance rendah. Setiap manufaktur ban memiliki ban jenis ini. Biasany ditandai dengan kode LRR di stiker ban (bukan di dinding ban lho). Mengenai suara mesin, Anda bisa mengganti bahan peredam suara (yang terdapat di kompartemen mesin) dengan produk aftermarket yang lebih baik. Sedangkan suara nagin, berasal darai sambungan karet pintu, sebagai mana dijelaskan di artikel. Trims
 
THIS MONTH EDITION
ON THE COVER

Audi A8 Hybrid
SUV dari Bentley
DRIVE :
New Toyota Yaris
New Dodge Journey
Subaru BRZ

ROAD TEST
Nissan Juke. Crossover yang dirilis di awal Juni 2
Kehadiran Smart Fortwo-dengan bentuk yang unik-cuk
BMW X5 merupakan SUV perdana racikan manufaktur Ba
Desain generasi kedelapan dari Honda Accord ini ta
Everest VS Pajero
teaser
Perhatikan Kondisi Rel P
teaser
Memasuki penghujung tahun, ikl
teaser
Kehadiran duet Ford Everest da
teaser
Kehadiran Toyota Vios pada tah
Asus meluncurkan seri ET2700 All in On...
Bertempat di gedung Oktagon, Gunung Sah...
Sebagai sebuah bentuk kegiatan CSR PT Br...
JAKARTA (25/1) Setelah sukses menggelar ...
 
About Us | Contact Us | Subscribe | Advertise | Recommended Links | Terms & Conditions

MRA MEDIA GROUP - AUTOCAR INDONESIA
Copyright © 2009