|
|
|
Oleh M. Hasan
Apa-apa yang 'terlalu' itu memang sebaiknya dihindari. Terlalu gemuk, terlalu kurus, terlalu kenyang, terlalu lapar, terlalu cepat, terlalu lambat, terlalu murah, terlalu mahal, dan ribuan terlalu lain. Khusus bagi pengendara mobil, ada 'terlalu' yang sangat berbahaya, tapi malah sering diabaikan. Kalau soal terlalu cepat atau terlalu lambat, jelas sudah biasa dipikirkan, karena kita tidak mau mobil kita menabrak atau ditabrak dari belakang. Yang kami maksud adalah 'terlalu gembira'.
Kami pernah terlalu gembira ketika melintasi jalur Pantura dari Cikampek ke Cirebon yang sudah diperlebar dan aspalnya dipermulus. Terlalu gembira karena saat terakhir melewatinya, kondisi jalur vital itu kurang menggembirakan: belum diperlebar dan banyak lubang. Sayangnya, rasa yang kelewat gembira itu nyaris membawa petaka. Di jembatan Sewo, Sukra (perbatasan Subang-Indramayu), kami nyaris melindas tiga orang sekaligus, ya tiga orang sekaligus. Mereka adalah penduduk setempat yang berdiri di tepi jembatan dan tiba-tiba berlarian ke tengah jalan karena ada pengendara mobil yang melemparkan uang logam. Mereka berebut uang itu, tanpa peduli ada mobil yang melaju kencang. Rupanya, pengendara di depan kami terlalu gembira sehingga melempar sebagian hartanya ke jalan, tanpa peduli akan ada orang yang celaka. Entah niatnya beramal atau apa... Ketiga penduduk lokal juga terlalu gembira melihat uang logam... Sedangkan kami terlalu gembira melintasi jalur Pantura yang sudah mulus, sehingga lupa 'adat setempat' ketika akan melewati jembatan Sewo. Padahal, ketika Pantura belum lebar dan mulus, kami selalu memperlambat mobil menjelang jembatan itu...
Intinya adalah kita harus senantiasa mengingat dan waspada terhadap keunikan lokasi yang kita lalui saat berkendara. Di banyak daerah di Sumatra Utara, hati-hati saat berada di belakang sepeda motor, karena mereka bisa membelok tiba-tiba tanpa menyalakan sein. Di sebagian Jawa Barat seringkali ada pesta pernikahan yang panggung dan keramaiannya di tepi jalan. Di Bali, terkadang ada adu ayam di tepi jalan. Dan masih banyak keunikan lain di berbagai daerah yang harus kita ingat saat melintasinya.
Gembira boleh, tapi waspada purba wisesa...
|