LATEST REVIEW
|
|
|
A6 3.0 TFSI quattro Kami berkesempatan menguji A6 3.0 TFSI quattro di sirkuit Sepang, Malaysia atas und |
|
|
Demi Menghormati Ferrari
Inilah jadinya kalau Abarth dan Ferrari berkolaborasi membuat city car
Saat kami bertandang ke PT. Citra Langgeng Otomotif, APM Ferrari di Tanah Air, sesosok mobil mungil berwarna merah menarik perhatian kami. Bukan karena itu adalah satu satunya city car diantara deretan sports car Ferrari dan Maserati, tapi karena itu adalah city car special edition yang dibuat hanya 1.999 unit di dunia.
Mobil mungil yang bernama lengkap Abarth 695 Tributo Ferrari ini memiliki mesin 1,4 liter turbo dengan tenaga maksimum yang mencapai 180 hp. Melihat namanya, tentu saja mobil yang berbasiskan Fiat 500 ini memiliki hubungan erat dengan Ferrari. Selain Fiat adalah perusahaan induk dari Ferrari dan Abarth, Abarth 695 juga dibuat untuk memperingati 60 tahun Ferrari. Itulah mengapa warnanya harus serupa dengan Ferrari (selain merah, warna kuning, biru, dan abu-abu metalik juga dipasarkan di dunia).
Sekali lagi, biar mungil tapi apa yang diusungnya tidak bisa dianggap enteng. Di bagian eksterior, selain warna merah, tersemat logo Abarth, velg 17 inci yang desainnya terinspirasi dari velg Ferrari, serta dual muffler tips yang tersembul di bagian belakang. Dua garis warna perak yang memanjang dari ujung kap mesin hingga penutup bagasi serta penyematan carbon fiber pada spion serta pilar B, semakin mengentalkan aroma 'racing'. Garis berwarna perak memanjang tersebut mengingatkan kami pada Ferrari F430 Scuderia yang terkenal brutal.
Di bagian interior, tidak adalagi interior Fiat 500 yang manis. Di bagian dashboard terpasang lapisan carbon fiber. Lingkar kemudi yang terbuat dari bahan kulit berpadu serasi dengan paddle shift untuk memindahkan gigi. Tepat disebelah kubah dashboard adalah boost meter yang mengindikasikan tekanan pada turbo. Pada bagian tengah dashboard, dimana seharusnya terletak gear lever, digantikan tombol untuk mengoperasikan transmisi seperti yang dipasang pada Ferrari. Jok model bucket seat yang dibuat oleh produsen jok balap Sabelt pun tidak lepas dari sentuhan carbon fiber yang dipadukan dengan kulit berkualitas tinggi dengan logo Abarth yang tersemat.
Dibalik kap mesin tersemat mesin mungil 1,4 liter yang sama dengan milik Fiat 500 Abarth 'standar'. Tapi khusus untuk 695 Tributo Ferrari, Abarth bekerja sama dengan Ferrari, melakukan tuning ulang untuk memberikan ekstra 20 hp, sehingga tenaganya melonjak menjadi 180 hp. Transmisi yang digunakan adalah F1gearbox 5-speed dari Ferrari yang menjamin perpindahan gigi yang akurat melalui paddle shift.
Knalpot pun tidak lepas dari sentuhan nuansa racing, Sistem saluran gas buang ini dinamai Record Monza. Yang istimewa adalah, knalpot bisa memberikan karakter suara yang berbeda saat mesin berputar melewati 3.000 rpm.
Saat kami mencobanya, dimensi compact dengan paduan tenaga sebesar itu membuat kami tersenyum puas meskipun suspensi MacPherson di bagain depan dan axle beam di bagian belakang terasa keras. Namun kerasnya suspensi tersebut tetnu saja bisa dimaklumi karena ini adalah mobil kencang yang didesain untuk memuaskan adrenalin. Pengendalian di dalam kota pada kecepatan menengah terasa akurat dan tajam.
Di jalan bebas hambatan, pada mode pengendaraan Sport, Abarth 695 Tributo Ferrari benar-benar menarik. Lontaran torsi dan tenaga terasa sejak putaran rendah. Torsi sebesar 250 Nm (pada mode pengendaraan sport. Mode normal menghasilkan 230 Nm), terasa membenamkan tubuh kedalam jok bucket. Pengendaliannya pun tidak berubah, tetap terasa tajam dan akurat pada kecepatan tinggi. Pengereman yang didesain menggunakan cakram dan kaliper Brembo, sangat mumpuni untuk menghentikan lajunya.
Abarth mengklaim mobil terbarunya ini mampu berakselerasi 0-100 kpj dalam hitungan kurang dari 7,0 detik. Sayang kami tidak sempat membuktikannya. Tapi kami mencatat konsumsi BBM yang tertera pada MID adalah 9,0 kpl (kombinasi).
Jadi jangan tertipu dengan perawakan mobil mungil yang satu ini. Honda Jazz, Toyota Yaris, atau bahkan Pajero Sport dan mobil-mobil yang lebih besar darinya akan dengan mudah diasapi oleh Fiat berwarna merah mencolok ini. PT CLO memasarkan mobil ini dengan harga Rp 800 juta. Tertarik? Kami juga.
Indra Alfarisy
Kami Suka
- Tenaga besar
- Interior sporty
- Pengendalian
Kami Tidak Suka
- Perpindahan gigi lambat pada putaran rendah
- Head room belakang
Data & Fakta
Abarth 695 Tributo Ferrari
Harga Rp 800.000.000 (OFR)
Mesin 4-silinder turbo 1,4 liter
Tenaga 180 hp @ 5.500 rpm
Torsi 230 Nm @ 2.000 rpm (Normal Mode)
250 Nm @ 3.000 rpm (Sport Mode)
Transmisi 5-speed MTA dengan paddle shift
0-100 kpj < 7,0 detik (klaim)
Konsumsi BBM 9,0 kpl (kombinasi)
|