Mercedes-Benz C-class
Posting date 25-08-2010

 

 

 

 

 

LATEST REVIEW
Nissan Juke 1.5 CVT
Nissan Juke. Crossover yang dirilis di awal Juni 2011 ini boleh dibilang masih meng
Smart Fortwo
Kehadiran Smart Fortwo-dengan bentuk yang unik-cukup menarik banyak mata masyarakat
BMW X5 xDrive30d
BMW X5 merupakan SUV perdana racikan manufaktur Bavaria yang membuat pasar jatuh ha

Tanpa banyak perubahan sosok, namun mesinnya lebih istimewa.

Model Uji Mercedes-Benz C250 CGI BlueEfficiency
* Harga Rp 669.000.000
* Tenaga 204 hp
* Torsi 310 Nm
* 0-100 kpj 8,4 detik
* Konsumsi BBM 11,35 kpl
* 80-0 kpj 28,1 m

Kami suka
- Konsumsi bahan bakar
- Mesin yang responsive
- Pengendalian hebat.

Kami tak suka
- Minim tempat penyimpanan
- Tanpa hiburan multimedia.

Awal Februari 2010, PT MBI merilis penyempurnaan jajaran C-class W204, dengan memperkenalkan teknologi mesin yang canggih bertajuk CGI (charged gasoline injection). Varian yang diperkenalkan, C200 CGI hadir menggantikan C200 Kompressor dan C250 CGI menggantikan C230.

Label BlueEfficiency yang diusung pada varian Mercy bermesin CGI menggambarkan tawaran efisiensi dan keramahan lingkungan pada mobil kelahiran Stuttgart ini. Varian C250 CGI yang kami coba kali ini, berbanderol Rp 669 juta, mengusung mesin 4-silinder segaris 1,8 liter, dengan tawaran tenaga puncak yang mampu menyamai mesin V6 2,5 liter milik C230 yang digantikannya.

Desain & Rekayasa
Dari segi desain dan dimensi, C250 CGI tidak berbeda jauh dengan C-class sebelumnya. Tapi desain C250 CGI telah mengalami perubahan di beberapa tempat untuk meningkatkan nilai aerodinamika. Hasilnya, C250 CGI memiliki hambatan angin (CoD/coefficient of drag) sebesar 0,28 Cd.

Yang benar-benar berbeda dari versi sebelumnya adalah jantung pacu yang disematkan. Teknologi CGI (charged gasoline injection) yang menggunakan turbocharger dengan variabel geometry sebagai alat induksi, membuat mesin yang  berkode M271 Evo ini bekerja lebih efisien dengan tetap menghasilkan performa yang mumpuni. Penggunaan turbocharger model variable geometry memungkinkan bilah turbin menyesuaikan diri dengan putaran mesin, sehingga turbocharger dapat bekerja pada putaran rendah dan responsivitas mesin sangat terasa sejak awal. Hal ini sangat berguna untuk menghadapi lalu-lintas kota yang padat.

Pada mesin-mesin CGI, saluran intake pada mesin didesain dengan cermat agar bisa menghasilkan aliran dan pusaran udara yang optimal, sehingga pembakaran bisa lebih cepat dan sempurna. Dan kini, bahan bakar disemprotkan langsung di masing-masing silinder dengan sudut 42 derajat dengan tekanan yang secara presisi diatur antara 50-120 bar. Hasilnya, campuran udara-bensin pada mesin CGI lebih baik daripada mesin injeksi biasa, pada berbagai tingkat putaran mesin.

Tenaga yang dihasilkan mesin canggih ini sama dengan daya mesin 2,5 liter V6 milik C230, yaitu 204 hp. Bahkan, lebih baik lagi karena tenaga puncak muncul saat putaran mesin 'baru' mencapai 5.500 rpm (tenaga 204 hp pada C230 dicapai pada 6.100 rpm). Selain itu, Teknologi CGI juga menghasilkan torsi yang lebih besar pada putaran mesin yang lebih rendah, yaitu 310 Nm pada 2.000--4.000 rpm. Figur ini pun lebih baik ketimbang C250 yang bertorsi 245 Nm yang muncul pada 2.900--5.500 rpm. Mercedes mengklaim bahwa penggunaan teknologi CGI juga mampu mendongkrak efisiensi bahan bakar hingga 20%, dengan emisi yang juga diklaim lebih rendah.

Interior
Pada bagian interior, Mercy mempertahankan kabin serupa dengan model sebelumnya. Kabin tampil sportif dengan nuansa warna gelap yang dipadu aksen aluminium di beberapa bagiannya. Di dashboard, tersembunyi monitor yang akan menunjukkan tampilan sistem audio dan pengaturan telepon. Material plastik pada dashboard terasa lembut dan berkualitas tinggi khas Mercy. Semua pengaturan sistem audio bisa dilakukan dari tombol Command di konsol tengah.

Fitur pada audio pun tidak diragukan lagi kualitasnya berkat tatanan suara yang diatur oleh Harman Kardon Logic7, serta CD-changer in-dash yang mampu memuat enam CD favorit Anda. Satu hal yang disayangkan adalah tidak adanya fitur multimedia di mobil ini. Berbeda dengan rival terdekatnya, BMW Seri-3 yang telah menawarkan hard disk 13 GB untuk menyimpan file musik favorit, DVD player, dan saluran TV digital.

Di bagian belakang, tiga penumpang bisa duduk dengan leluasa karena memiliki legroom yang cukup luas (510 mm minimum dan 870 mm maksimum). Selain itu, Mercedes dengan cerdas menyimpan dua cup holder di dalam sandaran tangan yang dapat dilipat di bagian tengah kursi.

Performa
Mesin C250 CGI BlueEfficiency terdengar halus saat pertama dihidupkan. Tekan pedal akselerator dengan lembut, maka mobil ini mulai bergerak dengan lembut juga. Tekan pedalnya dengan agresif dan mobil berbobot 1,5 ton ini akan berubah menjadi kendaraan yang juga agresif, dengan suara raungan yang cukup bisa membangkitkan adrenalin.

Turbocharger dengan variable geometry terasa sangat membantu, terutama saat memerlukan akselerasi. Mercedes-Benz mengklaim mobil ini menempuh akselerasi 0-100 kpj dalam 7,4 detik. Namun, kami hanya dapat mencapai angka 8,4 detik saat mengujinya. Faktor kondisi lintasan, cuaca, dan bahan bakar bisa menjadi hal yang mempengaruhi angka tersebut. Akselerasi dari putaran tengah pun cukup memuaskan berkat torsi sebesar 310 Nm yang tersedia pada 2.000--4.000 rpm.

Tenaga sebesar 204 hp tersalurkan ke roda belakang melalui transmisi otomatis 5-speed yang berpindah dengan cukup lembut dan cepat. Sedikit mengecewakan memang, mengingat C230 yang digantikannya menggunakan transmisi 7-speed 7G-tronic yang terkenal dengan keakuratan dan kehalusan perpindahan gear. Tak hanya itu transmisi 7G-Tronic juga dikenal mampu menghemat bahan bakar hingga 0,6 liter per 100 km.

Pengendaraan & Pengendalian

Meskipun pengendaraannya terasa agak keras di jalanan yang bergelombang, namun ada beberapa hal yang akan membuat pengemudi merasa percaya diri dalam mengendarai dan mengendalikan mobil ini. Pertama, fitur agility control pada suspensi MacPherson strut di bagian depan dan multi-link di bagian belakang mampu memberikan kestabilan saat mobil melewati berbagai macam tikungan. Agility control akan membaca kondisi jalan dan kecepatan untuk menyesuaikan kekakuan suspensi. Hal ini juga berimbas pada peningkatan kelincahan mobil saat bermanuver. Selain itu, kestabilan juga terbantu berkat hadirnya fitur electronic stability control (ESP).  

Yang kedua, saat dikendarai di dalam kota yang sesak, C250 CGI memberi rasa nyaman berkat pengatur suhu thermatic dual zone, audio berkualitas, serta fitur-fitur kenyamanan lainnya, plus setir yang ringan. Sayangnya, dengan radius putar sebesar 5,42 m, pengemudi akan merasa repot bila perlu bermanuver di tempat sempit. Saat merambah jalan bebas hambatan, kemudi memberat seiring meningkatnya kecepatan dan terasa komunikatif dalam menerjemahkan kondisi permukaan jalan yang dilewati.

Dan terakhir, berkat pengaturan jok yang fleksibel. Pengemudi dengan ukuran tubuh rata-rata orang Indonesia akan mendapatkan jarak pandang yang cukup luas. Selain itu, pilar A yang biasanya mengganggu pandangan, didesain cukup tipis sehingga tidak merecoki daya pandang pengemudi.

Membeli & Memiliki
Berbagai fitur yang diusungnya dirancang untuk memudahkan penggunanya, meski terkadang perlu sedikit penyesuaian bagi mereka yang belum terbiasa dengan sebuah Mercedes-Benz. Namun, perhatikan interiornya yang lega dan mampu mengakomodir lima penumpang dewasa, serta jangan lupakan bagasinya yang bervolume 475 liter, lebih besar dibandingkan BMW Seri-3 yang hanya 460 liter dan hanya sedikit lebih kecil dibanding Audi A4 yang mencapai 480 liter.

Dari hasil pengujian kami, mesin 1.796 cc yang diusungnya direkomendasikan untuk meminum bahan bakar RON 95 (minimal RON 91), dan sanggup menempuh 10,6 kpl untuk pemakaian dalam kota dan 12,1 kpl untuk pemakaian luar kota. Dengan bensin terisi penuh di tangki yang berkapasitas 67 liter, maka C250 CGI mampu menempuh hingga 810 km tanpa perlu mengisi bahan bakar. Sebuah hasil yang sangat memuaskan untuk mobil di kelasnya.

Penilaian Autocar

Teknologi mesin CGI (charged gasoline injection) memberikan lompatan jauh bagi Mercedes-Benz C-class di kelas mobil compact executive di pasar Indonesia. Tawaran efisiensi, performa lebih baik, dan emisi yang lebih rendah jelas merupakan poin terpenting sebagai pertimbangan konsumennya. Apalagi, merek Mercedes-Benz masih sanggup menjamin nilai-nilai kemapanan, kemewahan, dan citra tinggi. Pengendaraan, pengendalian, dan kualitas buatannya masih patut diacungi jempol. C-class yang dirakit di Tanah Air ini, tak kalah dengan C-class yang diimpor utuh dari Jerman. Tampaknya, pekerjaan rumah bagi Mercy hanyalah memberikan lebih banyak hiburan (multimedia) bagi pemilik C-class.

| More
Name
Email
Comment
 
Validation
 
COMMENTS
ANDRI
Posting date 2010-09-07 12:21:24
MERCEDES BENZ C-CLASS TERBARU
 
THIS MONTH EDITION
ON THE COVER

Safety by Budget, New Honda NSX, Komparasi New BMW Seri 3 vs Mercedes Benz C-class Plus Kisah Alex Zanardi Road Test Daihatsu All New Xenia dan Mazda MX-5, Perkenalan Autocar Asian Car of The Year

ROAD TEST
Nissan Juke. Crossover yang dirilis di awal Juni 2
Kehadiran Smart Fortwo-dengan bentuk yang unik-cuk
BMW X5 merupakan SUV perdana racikan manufaktur Ba
Desain generasi kedelapan dari Honda Accord ini ta
Everest VS Pajero
teaser
Perhatikan Kondisi Rel P
teaser
Memasuki penghujung tahun, ikl
teaser
Kehadiran duet Ford Everest da
teaser
Kehadiran Toyota Vios pada tah
Sebagai sebuah bentuk kegiatan CSR PT Br...
JAKARTA (25/1) Setelah sukses menggelar ...
JAKARTA (10/1) – PT Honda Prospect...
Jakarta- Setelah melaksanakan acara di T...
 
About Us | Contact Us | Subscribe | Advertise | Recommended Links | Terms & Conditions

MRA MEDIA GROUP - AUTOCAR INDONESIA
Copyright © 2009